Jumat, 23 April 2010

Situ Babakan Kampung Budaya Betawi

Pernah dengar Condet, atau Kampung Betawi Condet? Atau Cagar Budaya Betawi Condet ?

Pada tahun 1976 masa Gubernur Ali Sadikin kawasan Condet dijadikan sebagai kawasan Cagar Budaya Betawi. Tapi sayang kawasan tersebut hanya mampu bertahan lebih kurang 10 tahun. Selanjutnya Condet tinggal kenangan.

Dengan seiring perkembangan dan pembangunan Kota Jakarta orang orang Betawi di kawasan yang terdiri atas Kelurahan Bale Kambang, Batu Ampar, dan Kampung Tengah ini menjadi minoritas sehingga masyarakat Betawi di kawasan ini juga semakin berkurang. Hijrah ke pinggir Jakarta

Setelah Cagar Budaya Betawi di Condet lenyap dimakan jaman. Namun pada tahun 2001 Gubernur Sutiyoso melanjutkan perhatian terhadap Budaya Betawi yang kian terpinggirkan di rumahnya sendiri.

Perhatian Bang Yos adalah Situ Babakan di Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan ditetapkan sebagai Perkampungan Betawi. Mungkin karena hampir 70 persen penduduk kelurahan itu merupakan orang Betawi.

Kawasan Situ Babakan terletak di pinggir sebuah situ atau danau yang cukup besar. Suasana masih sejuk dengan masih banyaknya pohon pohon rindang.


salah satu rumah adat betawi
Semua rumah yang dibangun di kawasan ini menggunakan konsep ala betawi tempo dulu atau bercirikan rumah adat betawi. Tempat ini bisa dijadikan sarana belajar bagi mereka yang ingin mengetahui budaya betawi lebih lanjut karena ditempat ini juga dilaksanakan pementasan budaya betawi setiap Sabtu atau Minggu.

Kadang terbesit di pikiran, Mampukan Cagar Budaya Betawi Situ Babakan bertahan terus melawan perkembangan dan pembangunan Kota Jakarta ??

Haruskan senasip dengan Cagar Budaya Condet yang hilang dimakan Keserakahan kota ??

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar