Selasa, 30 Maret 2010

Asuhan Keperawatan Pasien dengan Typhoid

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN TYPHOID


1.Pengkajian

a. Biodata Pasien : Nama, umur, jenis kelamin, status perkawinan, agama, suku/bangsa, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, alamat, dan nomor register.

b. Biodata Penaggung Jawab :Nama, umur, jenis kelamin, status perkawinan, agama, suku/bangsa, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, alamat.

c. Riwayat Kesahatan Pasien :
  1. Riwayat Kesehatan Dahulu
  2. Riwayat Kesehatan Sekarang
  3. Riwayat Kesehatan Keluarga
d. Kebiasaan Sehari-hari
  1. Makan dan Minum
  2. Eliminasi : BAK dan BAB
  3. Personal Hygiene
e. Pemeriksaan Fisik / Head To Toe

2. Diagnosa
  1. Peningkatan suhu tubuh b.d proses infeksi salmonella thypi.
  2. Resiko tinggi pemenuhan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intake yang tidak adekuat.
  3. Kurangnya pengetahuan tentang penyakitnya berhubungan dengan kurang informasi.
3. Intervensi
a. Diagnosa Keperwatan 1 :
   Tujuan : Suhu tubuh normal
   Intervensi :
  1. Observasi suhu tubuh klien : R/ Mengetahui perubahan suhu tubuh.
  2. Beri kompres dengan air hangat (air biasa) pada daerah axila, lipat paha, temporal bila terjadi panas : R/ Melancarkan aliran darah dalam pembuluh darah.
  3. Anjurkan keluarga untuk memakaikan pakaian yang dapat menyerap keringat seperti katun : R/ Menjaga kebersihan badan
  4. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat anti piretik : R/ Menurunkan panas dengan obat.
b. Diagnosa Keperawatan 2 :
   Tujuan : Nutrisi kebutuhan tubuh terpenuhi
   Intervensi :
  1. Kaji pola nutrisi klien : R/ Mengetahui pola makan, kebiasaan makan, keteraturan waktu makan.
  2. Kaji makan yang di sukai dan tidak disukai : R/ Meningkatkan status makanan yang disukai dan menghindari pemberian makan yang tidak disukai.
  3. Anjurkan tirah baring / pembatasan aktivitas selama fase akut : R/ Penghematan tenaga, mengurangi kerja tubuh.
  4. Timbang berat badan tiap hari : R/ Mengetahui adanya penurunan atau kenaikan berat badan.
  5. Anjurkan klien makan sedikit tapi sering : R/ Mengurangi kerja usus, menghindari kebosanan makan.
  6. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk pemberian diet : R/ Mengetahui makanan apa saja yang dianjurkan dan makanan yang tidak boleh dikonsumsi.

c. Diagnosa Keperawatan 3 :
                              Tujuan : Pengetahuan keluarga meningkat
                                Intervensi :
                                  1. Kaji sejauh mana tingkat pengetahuan pasien tentang penyakitnya : R/ Mengetahui apa yang diketahui pasien tentang penyakitnya.
                                  2. Beri pendidikan kesehatan tentang penyakit dan perawatan pasien : R/ Supaya pasien tahu tata laksana penyakit, perawatan dan pencegahan penyakit typhoid.
                                  3. Beri kesempatan pasien dan keluaga pasien untuk bertanya bila ada yang belum dimengerti : R/ Mengetahui sejauh mana pengetahuan pasien dan keluarga pasien setelah di beri penjelasan tantang penyakitnya.
                                  4. Beri reinforcement positif jika klien menjawab dengan tepat : R/ Memberikan rasa percaya diri pasien dalam kesembuhan sakitnya.

                                          Tidak ada komentar:

                                          Poskan Komentar